Selamat datang kepada semua pengunjung Virtual Church Ministries. Tuhan Yesus memberkati.

Friday, October 29, 2010

SAAT KECEWA DAN TERLUKA

Saya teringat sebuah lagu yang popular dinyanyikan oleh pemuda-pemudi Kristian setempat suatu ketika dahulu. Antara bait2 lagu tersebut ialah seperti berikut;

Pernahkah kau dikecewakan,
Pernahkah dirimu terluka,
Oleh teman yang pernah bersamamu,
Maafkanlah dia jangan benci...

Aku juga pernah mengalami,
Seperti yang pernah kau rasakan,
Namun aku memandang pada Yesus,
Sendirian namun tak kesepian...

Tidak seorang pun di antara kita yang tidak pernah mengalami kekecewaan dan kelukaan selama hidup ini. Kita mungkin dikecewa dan dilukai oleh orang2 tersayang atau teman2 di sekitar lingkungan hidup kita, oleh keadaan2 persekitaran yang tidak seturut kemahuan kita atau juga oleh keadaan diri sendiri yang tidak kita ingini. Kita juga mungkin rasa kecewa dan terluka kerana sepertinya pertolongan Tuhan begitu jauh sekali?

Saat kita kecewa dan terluka, seringkali kita merasakan seperti diri teraniaya. Ketika ditinggalkan kekasih, ketika tidak sehaluan dengan suami/isteri atau ahli keluarga dan teman2 lain, kita sering merasa seperti sendirian menghadapi situasi tersebut. Sering kali juga kita berfikir betapa malangnya diri dan seperti seluruh dunia sedang menentang kita.

Kita bertanya, "Di manakah Tuhan dan kenapa Tuhan membiarkan saya menghadapi kesukaran ini? Saya sudah berusaha melakukan yang baik untuk orang lain, mengasihi dan melayani Tuhan dengan sebaik mungkin, tetapi kenapa saya harus dikecewa dan dilukai begini? Di manakah keadilan Tuhan?"

Jika saudara/i pernah atau sedang mengalami kekecewaan dan kelukaan, saudara/i tidak sendirian. Sekurang2nya saudara/i tidak sendirian pernah memikirkan persoalan2 di atas kerana ramai orang atau bahkan mungkin setiap orang percaya juga pernah bertanyakan soalan yang sama apabila berhadapan dengan situasi yang sukar dan menyakitkan. Perbezaannya hanyalah pada iman, pengharapan dan kasih yang dipertahankan.

Saat mengalami kekecewaan, adakah kita masih tetap percaya bahawa Tuhan masih sedang mengawal keadaan dan sentiasa ingin menolong kita? Adakah kita masih terus meletakkan pengharapan terhadap penggenapan janji2 Tuhan yang tampaknya masih belum kelihatan? Saat hati terluka, adakah kita masih mahu memaafkan orang yang melukai kita? Adakah kita masih mahu mengasihinya seperti Yesus mengasihi kita?

Tuhan sebenarnya lebih dahulu kecewa dan terluka hati kerana manusia yang dicipta serupa dan segambar denganNya telah memilih untuk tidak taat dan setia pada perintahNya. Tetapi adakah selepas itu Tuhan terus membiarkan manusia diburu oleh maut tanpa diberi peluang untuk menemui jalan keselamatan? Jika kita berharap penuh padaNya, adakah Tuhan benar2 mengecewakan kita? Atau kita sebenarnya kecewa dan terluka kerana meletakkan harapan pada tempat yang salah?

Di saat kita mengalami kekecewaan dan kelukaan, pilihlah untuk menaikkan ucapan syukur  kepada Tuhan dan terimalah keadaan itu sebagai rahmatNya, kerana sesungguhnya Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Dia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya (Maz. 34: 18). Persembahkanlah pujian kepada Tuhan kerana sesungguhnya jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk adalah korban terbaik yang berkenan kepadaNya (Maz. 51: 19).

"Bagi orang percaya, kekecewaan adalah pernyataan Tuhan bahawa Dia ingin memberi yang lebih baik, dan bahkan yang terbaik." -odeshnm

Friday, October 8, 2010

THE WOMAN OF MY LIFE

"Charm is deceptive, and beauty is fleeting; but a woman who fears the LORD is to be praised." (Proverbs 31: 30)

This is the day that the Lord has made. We will rejoice and be glad in it... This simple song reminds me truly of God's omnipotence, omnipresence, and benevolence. As he already counted the days of our life, He made each day so special that we may rejoice and be glad in it. We can and should be glad not because everyday is so easy for us to live in, but because He is the Lord of the day. His governance of the day is enough assurance for us that He is always there by our side even at the lowest point of our life.

But human is human. Everywhere we go we will find people grumbled almost about everything. About all the problems that occur or anticipated to occur on that day. We seldom hear words of thanksgiving that the Lord actually has made them the day as another opportunity to live a better life. This is not only true for the non-believers but also to the many believers. We tend to see all the negative things of the day and almost blind to see the truth that the day itself is already a blessing to each of us.

Though there are many difficulties in life, I always consider myself not as a lucky, but as a blessed person. The list is too long for me to write them all down here. But among the many blessings that I've received from the Lord is my lovely wife. We both know that she is not a perfect woman, and so do I as a man, but she is no doubt my perfect match; a suitable helper God has made for me.

Today is my wife's birthday. It has been a routine for me to give her present on her birthday, and no exception for this year. She has been there in my best and in my worst. I know it's not easy for her to be my 'helper' with all my weaknesses and failure to recognize all her sacrifices and faithfulness. So, I regard it as one of those right days to give her something as a token of appreciation. But more than that I want her to know that I love her so much as I love myself.

This is the day that the Lord has made. On the same date many years ago, the LORD God caused me to fall into deep sleep. While I was sleeping, he took one of my ribs, from it created my suitable helper, and  at His appointed time, brought her to me. When I woke up, the First Man's voices echoed into my ears, "This is now bone of my bones and flesh of my flesh; she shall be called 'woman', for she was taken out of man." (Genesis 2: 23)

Blessed birthday to you my dear wife.